Daftar Guru SDN PADI 2 :
Tukiyat, S.Pd - Kepala Sekolah
NIP. 19600504 198201 1 018
Sulbiyah, S.PdI - Guru Pendidikan Agama Islam
NIP. 19540424 198101 2 001
Sujangi, S.Pd - Guru Kelas V
NIP. 19600921 198301 007
Siti Aliyah, S.Pd - Guru Kelas I
NIP. 19650910 199104 2 001
Katwadi, S.Pd - Guru kelas IV
NIP. 19780104 200604 1 009
Anam, S.Pd - Guru Kelas III
NIP. 19660807 200701 1 029
Agung Hartono, S.Pd - Guru Olahraga
NIP. 19701103 200501 1 029
Rohmad Ali Suwahdi, S.Pd - Guru Kelas VI
NIP. 19720913 200604 1 007
Tamtomo - Guru Kelas II
GTT
Erna Dwi Lindarwati, S.Pd - Guru Mata Pelajaran
GTT
Sri Utami, S.Pd - Guru Kelas II
GTT
Ika Widyasari - Guru Kelas III
GTT
Frendi Setiawan Pradikdo - Guru Kelas III
GTT
BENDAHARA
- Bonija- NIP. 19710212 200901 1 001
Jumlah Siswa SDN Padi II tahun ajaran 2012/2013
Kelas I
17 siswa
Kelas II
17 siswa
Kelas III
17 siswa
Kelas IV
22 siswa
Kelas V
17 siswa
Kelas VI
19 siswa
-----JUMLAH 109 SISWA
Tidak terelakkan lagi jika sekarang ini manusia bergantung kepada kecanggihan teknologi, tak tertinggal dengan sekolah. Di SDN PADI II ini pun telah dilengkapi perangkat komputer untuk mempermudah pengerjaan suatu hal yang berkenaan dengan komputer, mulai ketik-mengetik hingga printing.
Memang benar, di SD ini komputer sangat di perlukan apalagi jika ingin menulis surat-surat yang penting ataupun data-data sekolah serta guru/ siswa. tidak mungkin dengan siswa ynag melebihi angka seratus ini harus menulis data siswa dengan tangan. ..:)
Terkadang MCK yang ada di sekolah-sekolah sangat jauh dari kata standart kenyamanan yang ada. Kotor, berbau serta kurang terawat, bahkan ada pula sekolah yang kekurangan MCK. Mempunyai satu MCK pun kurang terawat.
Berbeda dengan yang terlihat di SDN PADI II, sekolah ini telah mempunyai 3 MCK yang sudah baik, bersih dan nyaman. Selalu dibersihkan setiap hari untuk menjaga kebersihannya. Sehingga guru selalu mengingatkan siswa bahwa setelah selesai buang air kecil maupun besar harus disiram air sampai bersih. Dengan itu maka tidak akan mengganggu teman-teman yang lainnya.
Guru menilai itu sudah biasa, namun jika teman yang menilai itu baru luar biasa. Seperti yang terjadi di Kelas 3 ini, disaat pelajaran yang bertemakan menyanyi, seluruh siswa kelas 3 ini maju satu per satu untuk bernyanyi di depan kelas. lagu yang dibawakan boleh lagu Wajib, Lagu Nasional, atau lagu Anak-anak.
Hal ini dilakukan guru untuk menghindari kebosanan siswa dalam mengikuti pembelajaran setiap harinya. sehingga berbagai model pembelajaranpun terus dikembangkan dengan ide-ide baru dan menarik.
Cara kerja penilaiannya ini pun sangat sederhana, siswa menulis semua nama temannya terkecuali namanya sendiri dikertas masing-masing, setelah itu guru memanggil satu per satu siswa untuk menyanyi di depan kelas, bisa berdasarkan absen maupun tidak. Setelah salah satu teman telah selesai bernyanyi, siswa yang lainnya mulai menilai dengan skor antara 10-90. Penilaian ini berdasarkan kelancaran bernyanyi, lafal yang benar maupun sikap saat bernyanyi.
Setelah semua telah usai menyanyi, skor nilai semuanya dikumpulkan ke guru pengajaran untuk dirata-rata untuk mengetahui hasil akhir nanti. Dengan cara ini siswa terbukti lebih aktif dan antusias serta tidak ada yang merasa mengantuk saat mengikutinya.
Tak terelakkan lagi jika para siswa terkadang merasa bosan dengan pembelajaran yang diikutinya di dalam kelas. Bosan bisa berasal dari dirinya sendiri bahkan guru. Namun, perlu diketahui pula bahwa terkadang siswa bosan dalam pembelajaran dikelas dikarenakan dari guru yang mengajarnya, mungkin saja karena itu-itu saja tehnik mengajarnya sehingga siswa akan merasa bosan yang tinggi.
Guru perlu punya banyak tehnik dan jurus jitu serta kreatif dalam membuat model pembelajaran yang mampu membangkitkan kembali semangat belajar siswa, salah satunya dengan bernyanyi, seperti bernyanyi lagu wajib atau lagu-lagu nasional. Karena dari situlah siswa akan merasa belajar sambil bermain sehingga ada variasi pembelajaran yang menyenangkan atau dapat disebut Quantum Laearning dan siswa pun akan merasa fun dan antusias mengikuti pelajaran hingga akhir.
#SDN PADI II kelas 3
Istirahat sekolah identik dengan anak-anak yang jajan, bermain dan sesuatu yang kadang tidak begitu penting. Namun, pemandangan berbeda terlihat di SDN PADI II ini, dimana siswi dari kelas 1 sampai 6 dengan antusias berlatih menari di depan kantor guru dengan iringan musik dan di dampingi oleh guru SDN PADI II.
Ekstra tari memang belakangan ini telah diterapkan oleh Kepala Sekolah disamping ekstra pramuka. Ekstra tari dilaksanakan setiap hari Rabu mulai pukul 13.30-selesai, serta telah ada guru pembimbing tari yang didatangkan khusus untuk melatih para siswi untuk bisa menari walaupun sedikit demi sedikit.
Ekstra ini diadakan untuk menambah daya kreatif muncul dan berkembang pada diri anak, serta dapat menjadi sumbangsih untuk kecerdasan anak.